Panggilan Allah Bukan Ambisi Manusia
Panggilan Allah tidak sama dengan keinginan untuk berhasil, kebutuhan untuk diakui, atau dorongan untuk memiliki tempat dalam pelayanan. Panggilan Allah membawa manusia kembali kepada Dia yang memanggil, supaya hidup tidak dibangun di atas dorongan diri sendiri, tetapi di atas kehendak Allah.
Seseorang dapat memiliki kemampuan, kesempatan, dan semangat, tetapi semua itu belum tentu berarti ia sedang berjalan dalam panggilan Allah. Karena itu, panggilan perlu dilihat dalam terang Injil: Allah memanggil manusia kepada Kristus, membentuk hidupnya oleh Roh, lalu menuntun langkahnya dalam pengabdian.
Yang Perlu Dibedakan
- Ambisi: keinginan diri yang ingin mencapai sesuatu untuk pengakuan atau rasa aman.
- Tekanan: gerakan yang lahir karena tuntutan orang, keadaan, atau rasa takut tertinggal.
- Kebutuhan: keadaan nyata yang harus diperhatikan, tetapi tidak boleh menjadi tuan atas keputusan.
- Panggilan Allah: arah hidup yang lahir dari Allah yang memanggil dan menuntun dalam Kristus.
Langkah Berikut
Setelah melihat Panggilan Allah, pengunjung diarahkan untuk memahami Keluarga Allah. Panggilan tidak dijalani seorang diri; Allah membentuk umat-Nya untuk hidup, belajar, dan mengabdi bersama.
